MANUSIA MENGECEWAKAN TAPI TUHAN TIDAK!


Image : wallhere.com


Seringkali ungkapan yang datang dari mulut kita bahwa ‘percuma berharap kepada manusia’. Tentu ini disebabkan karena janji atau ucapan yang tidak sejalan dengan perbuatan.

Tahukah anda bahwa berjanji kepada rekan atau saudara itu adalah hal yang biasa terjadi. Namun kita lupa bahwa ucapan terkadang tidak ditepati bahkan sering mengecewakan.

Alkitab tidak pernah menyebutkan bahwa Tuhan yang kita sembah yaitu Yesus adalah Tuhan yang mengecewakan. Jika anda baca mulai dari Kejadian hingga kitab Wahyu tidak ada satupun orang beriman atau orang yang sungguh-sungguh berharap padaNya yang Tuhan kecewakan.


Walau Ayub menderita hebat, anaknya mati, hartanya habis ludes dan keluarganya meninggalkannya (Ayub 1) namun Tuhan tetap mengawasi dan melihat Ayub, bahkan di akhir kitab Ayub, sangat jelas bahwa Allah memberkati Ayub lebih lagi (Ayub 42:7-17).

Abraham yang tidak memperoleh anak di usia yang sudah tua, namun Allah berjanji akan memberikan seorang anak. Abraham menanti janji Allah bukan dalam sebulan dan dua bulan, bukan pula satu tahun atau dua tahun, namun 15 tahun.

Jika Abraham berhenti percaya terhadap janji Allah, maka Abraham pun tidak akan melihat dan menerima kegenapan janji Allah, namun Abraham tetap percaya kepada janji Allah (Kejadian 15:6).



Masih banyak lagi kisah-kisah di mana doa orang-orang percaya dijawab oleh Tuhan bahkan di dalam Ibrani pasal 11, anda akan melihat bagaimana orang-orang beriman mendapatkan jawaban atas iman, pengharapan mereka kepada Alllah.

Paulus berkata bahwa “pengharapan tidak mengecewakan”, manusia bisa mengecewakan dan bukan hanya itu saja, mereka bisa menyakiti dan menyerang balik.

Allah bukanlah pribadi semacam itu, Pemazmur berkata bahwa ‘hati yang patah dan remuk tidak akan dipandang hina oleh Allah’, boleh jadi anda dipandang hina oleh rekan-rekanmu, namun Tuhan tidak akan melakukan itu.

Andaikata Tuhan pun mengecewakan orang yang berharap padaNya, maka tidak ada lagi gunanya menjadi seorang yang percaya. Jika seandainya Allah yang kita puji dan puja adalah Allah yang tidak memerhatikan doa orang benar dan iman yang kokoh terhadap janjiNya, maka manusia akan berhenti percaya kepada janjiNya.


Namun Alkitab justru membuktikan bahwa Allah yang kita sembah, adalah Allah yang mengasihi kita dan Allah yang peduli akan segala persoalan kita.


Ia adalah Allah yang bukan saja melihat kelemahan kita, namun juga turut merasakan kelemahan kita (Ibrani 4:15). Tidak ada satu derita yang Allah tidak bisa deteksi, dan tidak ada satu air mata penderitaan, yang Tuhan tidak tau maknanya.

Bahkan lebih dari itu, Tuhan tahu betul rasa sakit yang kita derita. Jika saja semua dosa kita ditanggungNya di atas kayu salib (2 Korintus 5:21), bukankah itu menunjukkan bahwa besar kasihNya kepada kita manusia?

Allah adalah Allah yang memiliki kasih yang mulia dan agung. kasihNya rela dibagikanNya bukan untuk orang yang baik dan benar namun untuk orang berdosa (Yohanes 3:16).

Ketika kita lemah dan berdosa Dia bahkan sudah mencurahkan kasihNya dan memberikan apa yang tidak bisa kita lakukan (Roma 5:6-8).

Percayalah bahwa kasih Allahlah yang bisa menembusi semua kekecewaan yang anda rasakan. Kasih Allah yang bisa memulihkan hati yang terluka.



Oleh sebab itu, jika anda sudah tahu bahwa manusia mengecewakan, mengapa tidak berharap kepada Dia? Jika anda sudah tahu betapa Allah sangat mengasihi anda, mengapa tidak berserah dan menaruh percaya kita kepada Dia?

Allah tidak pernah mengecewakan dan Dia pun tidak akan pernah berencana untuk mengecewakan anda. Dia Allah yang selalu menepati janjiNya. Manusia boleh gagal namun Allah tidak pernah gagal.

Hanya berharap kepada Allahlah yang memiliki hati yang kuat dan teguh (Mazmur 31:24). Mata Allah juga tertuju kepada mereka yang berharap akan kasih setia Tuhan (Mazmur 33:18).

Bahkan jiwa yang tertekan dan menderita hanya bisa terobati dan dipulihkan jika berharap hanya kepada Tuhan saja (Mazmur 42:5, 11; 43;5).

Engkau saat ini kecewa dan putus asa, berharaplah kepada Dia saja, tumbuhkanah harapmu kepada Allah yang tidak pernah mengecewakan. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

0 Response to "MANUSIA MENGECEWAKAN TAPI TUHAN TIDAK!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel