Berhentilah Mengandalkan Kekuatanmu Sendiri, Mulailah Mengandalkan Tuhan




Image : vitacost.com


Seorang pemuda desa berusia 15 tahun, mendapatkan tawaran dari sebuah klub sepak bola cukup terkenal.

Dia menerima tawaran, lantaran pelatih tim ini secara tidak sengaja melihat penampilannya bermain sepak bola di sebuah lapangan sekolah.

Pelatih sepak bola ini melihat dia punya potensi dan bermain cukup bagus.

Akhirnya pemuda ini berangkat ke kota dan mengikuti sesi-sesi latihan.

Pelatih mengadakan sebuah pertandingan sesama tim, untuk menguji sejauh mana kemampuan para anggota, termasuk pemuda yang dia rekrut.

Pemuda ini melihat dia mendapatkan kesempatan emas, dan merasa saatnya unjuk kemampuan dam kebolehan di hadapan banyak orang termasuk pelatih dan sponsor klub mereka.

Pemuda ini sesaat lupa diri, dan terlihat mulai ingin memamerkan kepiawaiannya bermain sepak bola.

Di akhir pertandingan, pelatih memanggilnya dan berbicara empat mata selama kurang lebih 2 jam.

Pelatih ini berkata, "nak, kamu punya potensi besar dalam bidang ini, namun saya lihat, kamu belum bisa bermain sebagai sebuah tim. Kamu berusaha menonjol dan lupa bahwa kamu butuh rekanmu untuk memperoleh kemenangan dan bermain maksimal"

Pemuda ini pun bersedih dan mulai merenungkan tindakan dan sikapnya dalam permainannya.

Tahukah anda bahwa, kita sebagai manusia pun, bisa berbuat sama seperti pemuda ini.

Merasa punya kemampuan dan kebolehan, sehingga serasa kita tidak akan gagal dan pasti berhasil.

Alkitab berkata dalam Yeremia 17:5    "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Ketika kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, tentu kita hanya mengakui dan bersandar pada pengalaman, kemampuan, dan pengetahuan sendiri.

Merasa bisa dan tidak melihat kemungkinan kita bisa gagal, kalah, lemah adalah ciri orang yang hanya mengandalkan diri sendiri.

Merasa bahwa tidak butuh bantuan orang lain dan dukungan pihak luar.

Firman Tuhan justru mengutuk orang yang tidak mengandalkan Tuhan.

Orang yang hanya mengandalkan kekuatan sendiri biasanya akan sulit untuk mengandalkan Tuhan.

Orang yang hanya mengandalkan diri sendiri akan terjerumus menjauhi Tuhan dan melupakan Tuhan.


Kendatipun kita kuat, kaya, bisa, hebat, berpengalaman, pintar namun jika kita tidak mengandalkan Tuhan, jelaslah bahwa kita bukan orang yang hidup bergantung kepada Allah.

Jika kita adalah orang yang mengandalkan dan berharap kepada Tuhan, maka kita akan mulai percaya kepada kekuatan Tuhan.

Sebab hanya orang yang percaya kepada Tuhanlah, kita dimungkinkan untuk mengandalkan Tuhan.

Jika kita masih melihat kehebatan diri kita sempurna, maka mengandalkan Tuhan hanya sebuah teori semata.

Namun jika kita percaya bahwa Tuhanlah yang sempurna dan tidak pernah gagal, maka kita pun bisa belajar untuk hidup mengandalkan Tuhan.

Berhentilah mengandalkan kekuatanmu sendiri, mulailah mengandalkan Tuhan dalam hidupmu. Amin. Tuhan memberkati.



0 Response to "Berhentilah Mengandalkan Kekuatanmu Sendiri, Mulailah Mengandalkan Tuhan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel