Tuhan Tidak Akan Pernah Amnesia Terhadap Janji Yang Ia Ucapkan

Image : pexels.com


Mungkin anda sudah terbiasa mendengar seorang orator hebat yang berdiri di depan banyak orang.

Dia berbicara dan tampil memukau hingga banyak membuat banyak orang terkesima dan sentimental.

Sudah bukan barang baru lagi, jika seorang atau sepasang calon pemimpin yang mempropagandakan program-program hebat mereka di depan khalayak ramai.

Mereka memberikan janji yang cukup meyakinkan dan penuh harapan, supaya mereka mendulang suara yang banyak pada saat pemilihan.

Terkadang orang sudah bosan dengan ucapan yang sama, yang akan berakhir dengan sebuah kebohongan belaka.

Tahukah anda bahwa perkataan Tuhan adalah sebuah perkataan yang mengandung janji dan bukti?

Daud berkata "Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah" (Mazmur 12:7).

Salah satu alasan mengapa Daud percaya kepada Allah ialah, karena Ia memiliki janji yang tidak terkontaminasi.

Janji Tuhan adalah murni karena Ia sendiri adalah kudus.

Di dalam Dia tidak ada kebohongan dan segala macam bentuk penipuan dan tipu muslihat.

Tuhan tidak lihai dalam menipu orang lain. Ia cakap di dalam menepati janji-janjiNya.

Ada banyak pernyataan di dalam Alkitab yang berkata "supaya genaplah apa yang tertulis".

Hal ini menunjukkan pada kita, bahwa Ia tidak pernah berencana memutarbalikkan fakta.

Janji yang Ia ikrarkan kepada banyak orang, adalah janji yang hidup dan mengandung kebenaran yang hakiki dan absolut.

Layaklah kita percaya kepada janji yang Ia sampaikan kepada kita.

Manusia bisa berdusta dan membalutnya dengan kebenaran palsu dan semu.

Manusia bisa berjanji, namun sangat bisa, dan sering meleset bahkan gagal.

Janji Tuhan selalu murni, semurni dan sekudus pribadiNya sendiri.

Tuhan tidak akan pernah amnesia terhadap janji yang Ia ucapkan dan sampaikan kepada kita.

Ia memegang teguh perjanjianNya walau manusia gagal untuk melakukan dan menghidupinya.

Ia selalu ingat akan apa yang pernah ucapkan dan janjikan kepada kita.

Kita boleh meragukan dan kecewa kepada manusia, namun jangan sesekali pernah kecewa terhadap janjiNya.

Ia menggenapi dan akan terus mengeksekusi apa yang keluar dari mulutNya.

Percayalah kepada janji Allah, arahkanlah hatimu tertuju kepada suaraNya.

JanjiNya menenangkan sekaligus menenteramkan hati yang lelah dengan keputusasaan. Amin. Tuhan memberkati.




0 Response to "Tuhan Tidak Akan Pernah Amnesia Terhadap Janji Yang Ia Ucapkan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel