Bahaya Memberikan Apa Saja Yang Anak Minta Kepada Orangtua, Mengapa?

 

Image: pexels.com/any-lane

Pernahkah anda melihat orang tua yang membelikan anaknya apa saja yang ia mau? Orang tuanya bisa berkata “mana mungkin papa gak belikan, kamu nak, kan papa sayang sama kamu”

 

Salah satu kesalahan umum yang dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya tanpa sadar ialah, “membiasakan anaknya hidup mendapatkan apa saja yang ia mau”.

 

Hidup anak bisa boros, berfoya-foya, hidup mewah dengan pemberian orang tua. Namun hal in juga berlaku bagi  orang tua yang tidak bisa membelikan anaknya hal-hal tersebut, yaitu dengan memberikan apa saja yang mereka inginkan.

 

Semisal, “beli jajan ini boleh, jajan yang itu boleh” Ketika si anak meminta, “Ayah bilikan aku motor dong!”si Ayah menjawab, ”oke nak, mau belikan motor kayak apa? Padahal anaknya masih di bawah umur ketika ia meminta hal-hal itu.  

 

Mengapa orang tua bisa membiasakan anak bisa mendapatkan apa saja yang mereka minta? Jawabannya adalah karena kadang orang tua merasa bahwa “itu adalah cara bagaimana untuk membuat anak itu bahagia”.

 

Terkadang orang tua merasa “dulu hidupku susah, dan aku gak mau anakku kayak hidupku dulu” Orang tua juga bisa merasa bersalah karena tidak memiliki waktu yang cukup alias kurang terhadap si anak.

 

Orang tua bisa saja memiliki pekerjaan yang membuatnya sibuk, sehingga sebagai kompensas “orang tua membelikan apa saja yang anak minta”.

 

Dampak negatif dari tindakan ini ialah bahwa anak yang dibiasakan seperti ini akan cenderung tumbuh menjadi seseorang yang suka dengan kemewahan, suka senang-senang dan semaunya.

 

Kalaupun hidupnya si anak tidak mewah ia akan cenderung mementingkan diri sendiri, dan mengalami kesulitan peduli keadaan orang lain, dan bisa saja sulit berempati kepada orang lain.

 

Ketika anak melihat hidup orang lain lebih kurang dari dirinya, dia tidak peduli dan bisa saja dia berpikir “salahmu sendiri kamu miskin, kayak saya dong kaya”.

 

Orang tua yang membiasakan anaknya mendapatkan apa yang ia mau, mereka tanpa sadar mengajarkan anaknya bahwa “hidup itu adalah tentang aku, aku dan aku”.

 

Sebagai orang tua, kita papa papa memang sayang terhadap anak kita bukan?

 

Namun kita perlu mengevaluasi pola asuh kita terhadap anak kita dan mari menghindari pola asuh yang bisa merusak karakter anak kita sendiri. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam Parenting.

 

 

 

Sumber:

Akun Tiktok “Leonny Atmadja

https://www.tiktok.com/@oureverydaythings?_t=8iBxHZJTqAZ&_r=1

0 Response to "Bahaya Memberikan Apa Saja Yang Anak Minta Kepada Orangtua, Mengapa?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel